TUTUR PENERANG HATI

Salah satu kitab klasik karangan Ibnu ‘Athaillah al-Sakandari penulis Al-Hikam mengajak manusia untuk merenungkan tanggung jawabnya selaku makhluk dan khalifah Sang Khalik.

Pendekatan klasik untuk pengembangan kepribadian hamba untuk pencapaian kesalehan dan kedekatan kepada Allah dan yang dibutuhkan bagi pembaca hanyalah cukup untuk membuka mata hati untuk menikmati siraman rohani dari buku ini, Terapi Makrifat, Tutur Penerang Hati.

clip_image002 clip_image004

Peresensi mencoba menggariskan pembahasan di kitab klasik ini yang cukup menarik hati, seperti pengenyahan sifat ria lebih penting ketimbang memperbanyak perbuatan sunnah, dan di antara tanda memperturutkan hawa nafsu adalah bergegas dalam amalan sunnah namun malas dalam amalan wajib. Allah sengaja menjadikan setan sebagai musuhmu supaya Dia bisa menggiringmu memuja-Nya, dan Allah menggerakkan hawa nafsumu agar engkau senantiasa menghadap-Nya.

Benar pula kata kebanyakan orang, yaitu untuk merasakan asinya laut hanyalah dapat dirasakan sendiri untuk merasakan bagaimana asinya air laut dan tidak cukup hanya mendengarnya saja, sehingga dengan membaca secara langsung kitab klasik ini, maka relung-relung kebatinan iman akan terasa mengalir dalam pemikiran dan hati si pembacanya. Selamat membaca dan merasai nikmatnya torehan-torehan tinta hitam dalam buku ini.

0 Responses to “TUTUR PENERANG HATI”



  1. Leave a Comment

Tinggalkan Balasan




Jumlah Pengunjung

  • 351,870 pengunjung

Artikel Terkini

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 12 pelanggan lain

Top Rating


Eksplorasi konten lain dari Dengan Berbagi Pengetahuan Menuju Peradaban Masyarakat Cerdas

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca