Archive for the 'buku' Category

BEBERAPA BUKU KEUANGAN DI PENGADILAN NEGERI

Di Pengadilan Negeri terdapat
beberapa buku keuangan, yaitu:
1.     
Buku yang terdapat di Kepaniteraan Muda Perdata,
terdiri dari:
  1. Jurnal
    Perdata Gugatan;
  2. Jurnal
    Perdata Permohonan;
  3. Jurnal
    Perdata Banding;
  4. Jurnal
    Perdata Kasasi;
  5. Jurnal
    Perdata Peninjauan Kembali;
  6. Jurnal
    Biaya Eksekusi
  7. Jurnal
    Somasi;
  8. Buku
    Induk Keuangan Perkara Perdata;
  9. Buku
    Keuangan Biaya Eksekusi;
  10. Buku
    Penerimaan Uang Hak-hak Kepaniteraan;
  11. Buku Konsinyasi;
  12. Buku
    Bantu;
2.     
Buku yang terdapat di Kepaniteraan Muda Pidana, hanya
ada Buku Keuangan Perkara Pidana yang isinya meliputi: kolom penerimaan dari
anggaran DIPA untuk bantuan hukum, kolom penerimaan jaminan penangguhan
penahanan, dan kolom pengeluaran untuk penasehat hukum yang ditunjuk melakukan
jasa pembelaan. Tetapi perkembangan terkahir hanyalah ada transaksi keuangan yang
terkait dengan jaminan penangguhan penahanan. Oleh karena itu itu di
Kepaniteraan Muda Pidana hanya ada satu buku yaitu: Buku Jaminan Penangguhan
Penahanan;
3.     
Buku yang terdapat di Sub Bagian Umum dan
Keuangan, yaitu:
a.     
Buku Kas Tunai;
b.     
Buku Kas Umum;
c.      
Buku Penerimaan dan Penyetoran Pajak;
d.     
Buku Bank;
e.     
Buku Bantu per MAK

BERHARAP KEPADA ALLAH DARI JALAN SEDEKAH

clip_image002clip_image004

Ust. Yusuf Mansur sengaja menjelaskan kepada pemerhati sedekah dari sudut pandang yang agak berbeda. Ust. Yusuf hendak memberikan penjelasan bahwa meminta kepada Allah adalah sesuatu yang bukan saja tidak dilarang, tetapi juga disuruh, dianjurkan, dan menjadi ibadah tersendiri. Seseorang yang bersedekah tetapi tidak berdoa setelahnya dianggap oleh Ust. Yusuf kurang sempurna, karena sedekah itu adalah sebagian kecil dari ibadah, maka doa adalah tetap sebagai penyempurnanya. Doa itu kepalanya ibadah, penyempurna ibadah.

Selain itu, Ust. Yusuf juga menjelaskan, bisa bersedekah adalah anugerah dari Allah dan kesempatan bersedekah adalah hadiah dari Allah. Kita tidak menganggap bahwa apa yang kita sedekahkan adalah dari kita. Melainkan dari Allah. Bahkan kesempatan bersedekah pun datangnya bukan dari kita, melainkan murni dari Allah.

BERHARAP KEPADA ALLAH DARI JALAN SEDEKAH

clip_image002clip_image004

Ust. Yusuf Mansur sengaja menjelaskan kepada pemerhati sedekah dari sudut pandang yang agak berbeda. Ust. Yusuf hendak memberikan penjelasan bahwa meminta kepada Allah adalah sesuatu yang bukan saja tidak dilarang, tetapi juga disuruh, dianjurkan, dan menjadi ibadah tersendiri. Seseorang yang bersedekah tetapi tidak berdoa setelahnya dianggap oleh Ust. Yusuf kurang sempurna, karena sedekah itu adalah sebagian kecil dari ibadah, maka doa adalah tetap sebagai penyempurnanya. Doa itu kepalanya ibadah, penyempurna ibadah.

Selain itu, Ust. Yusuf juga menjelaskan, bisa bersedekah adalah anugerah dari Allah dan kesempatan bersedekah adalah hadiah dari Allah. Kita tidak menganggap bahwa apa yang kita sedekahkan adalah dari kita. Melainkan dari Allah. Bahkan kesempatan bersedekah pun datangnya bukan dari kita, melainkan murni dari Allah.


Jumlah Pengunjung

  • 351,117 pengunjung

Artikel Terkini

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 12 pelanggan lain

Top Rating